Sragen, 26 Juli 2026 – MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan menggelar Kajian Umum bersama Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, yang dirangkaikan dengan pentasyarufan bantuan pembangunan dari Lazismu Jawa Tengah pada Ahad (26/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Komplek MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Lazismu Jawa Tengah, Lazismu Kabupaten Sragen, tenaga kependidikan, serta masyarakat Sambungmacan.
Dalam sambutannya, K.H. Ali Rosyidhi, S.Pd.,M.M., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen, menyampaikan harapan besar terhadap MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan yang selama ini dikenal sebagai “Sekolah Bawah Pohon Sawo.” Menurutnya, julukan tersebut bukan sekadar identitas, tetapi juga menjadi simbol harapan lahirnya generasi terbaik Muhammadiyah.
“Semoga dari bawah pohon sawo ini akan lahir ahli-ahli agama, dari bawah pohon sawo ini akan lahir kader-kader Muhammadiyah yang unggul, dan dari bawah pohon sawo ini akan lahir para penerus bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam kajian umumnya, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, mengingatkan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan tajdid atau gerakan pembaruan. Semangat tajdid, menurut beliau, tidak hanya diwujudkan melalui pembaruan cara berpikir dan gerakan dakwah, tetapi juga harus tercermin dalam pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk pembaruan sarana dan prasarana fisik.
“Muhammadiyah adalah gerakan tajdid. Yang diperbarui bukan hanya pola pikir dan gerakan, tetapi juga Amal Usaha Muhammadiyah, termasuk masjid dan bangunan-bangunannya agar terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” tutur KH Tafsir.

Pada kesempatan tersebut, Lazismu Jawa Tengah menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp50.000.000 kepada MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian atas musibah robohnya atap salah satu gedung sekolah yang mengakibatkan perlunya percepatan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi Muhammadiyah dalam mendukung keberlangsungan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan. Bantuan ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam menuntaskan pembangunan MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan yang kini telah memasuki tahap akhir, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan oleh para peserta didik dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran unsur pimpinan Muhammadiyah, Lazismu, para pendidik, serta masyarakat menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun pendidikan, memperkuat dakwah, dan menghadirkan manfaat bagi umat.
Melalui kajian umum dan pentasyarufan bantuan pembangunan ini, Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan nilai-nilai tajdid, memperkuat kualitas Amal Usaha Muhammadiyah, serta menghadirkan kepedulian sosial melalui gerakan filantropi Islam yang berkemajuan.
