Kendal, 2 Agustus 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumberlawang bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sumberlawang melaksanakan kegiatan studi tiru ke PCM Waleri, Kabupaten Kendal, pada Ahad (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menggali berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Sebanyak 95 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan PCM, PCA, serta para pengelola Amal Usaha Muhammadiyah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dengan menggunakan dua armada bus, rombongan berangkat penuh semangat untuk belajar, memperluas wawasan, dan mempererat tali silaturahmi antarcabang Muhammadiyah.
Setibanya di PCM Waleri, rombongan disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan dan pengelola AUM. Suasana kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang diisi dengan dialog, diskusi, pemaparan pengalaman, serta kunjungan langsung ke sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah yang telah berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh banyak inspirasi mengenai strategi membangun organisasi yang solid, tata kelola AUM yang profesional, serta langkah-langkah pengembangan lembaga pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai unit usaha lainnya agar semakin mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Selain menjadi sarana berbagi pengalaman, studi tiru ini juga membuka ruang untuk bertukar gagasan dan memperkuat jejaring antarcabang Muhammadiyah. Semangat saling belajar dan berkolaborasi diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru yang dapat diterapkan sesuai dengan potensi dan kebutuhan PCM Sumberlawang.

Ketua rombongan menyampaikan rasa terima kasih kepada PCM Waleri atas sambutan yang hangat, keterbukaan dalam berbagi pengalaman, serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Nilai-nilai tersebut menjadi cerminan budaya Muhammadiyah yang senantiasa mengedepankan ukhuwah, kemajuan, dan kerja sama dalam memajukan persyarikatan.
Hasil dari studi tiru ini diharapkan tidak hanya menjadi tambahan pengetahuan, tetapi juga menjadi pemantik lahirnya langkah-langkah nyata dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas Amal Usaha Muhammadiyah di Sumberlawang. Dengan semangat tajdid dan kolaborasi, Muhammadiyah diharapkan terus mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat serta memberikan kontribusi yang semakin besar bagi kemajuan bangsa.
“Studi tiru bukan sekadar berkunjung, tetapi menjadi momentum untuk belajar, menginspirasi, dan menggerakkan perubahan. Dari Waleri, PCM dan PCA Sumberlawang pulang membawa semangat baru untuk mewujudkan Muhammadiyah yang semakin maju, profesional, dan mencerahkan.”
