2192a27a 56df 4f1b 8562 38727bed30ec

Lazismu KL PDA Sragen Gelar Up Grading dan Penguatan Fundraising, Dorong Pengelolaan Organisasi yang Adaptif dan Berdampak.

No Comments

Photo of author

By mpiadmin

Sragen, 6 September 2026 — Lazismu Kantor Layanan (KL) PDA Sragen menyelenggarakan

kegiatan Up Grading dan Penguatan Fundraising di Universitas Sragen, Ahad (6/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas pengelola sekaligus mendorong

peningkatan kualitas tata kelola organisasi dan strategi penghimpunan dana.

Upgrading dilakukan bersama Kepala Sekolah TPAB, KB, TK, RA BA ‘Aisyiyah, Ketua PRA dan

PCA Se-Kabupaten Sragen, Ketua Majelis Lembaga PDA Sragen, serta Sekretaris dan

Bendahara PDA Sragen. Peserta mengikuti dua sesi materi utama yang disampaikan oleh

Dodok Sartono, S.E., M.M., Sekretaris PWM Jawa Tengah, dan Ikhwanusshofa, S.Pd., M.M.,

Wakil Ketua I Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah.

Pada sesi pertama, Dodok Sartono menyampaikan materi “Up Grading Tata Kelola

Organisasi” dengan mengangkat transformasi gerakan ‘Aisyiyah melalui tema “Mengakar–Bertumbuh–Berdampak”. Materi menekankan pentingnya penguatan gerakan yang tetap

berakar pada nilai dan identitas organisasi, tetapi mampu bertumbuh serta menghadirkan

dampak nyata. Gagasan tersebut sejalan dengan semangat “Bersama Perempuan

Berkemajuan, ‘Aisyiyah Mencerahkan Peradaban”.

Transformasi tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan organisasi membutuhkan

kemampuan untuk terus beradaptasi, memperkuat peran kader, dan memastikan setiap

gerakan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam materi juga ditegaskan posisi

‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam yang dinamis dan memiliki kontribusi dalam

kehidupan masyarakat.

Sementara itu, sesi kedua yang disampaikan Ikhwanusshofa berfokus pada “Penguatan

Inovasi Fundraising: Strategi Fundraising Menuju Sukses Jambore”. Materi membahas

penguatan pemahaman tentang zakat, termasuk zakat profesi dan zakat lembaga, serta

pentingnya pengelolaan zakat melalui lembaga amil zakat yang sah.

Selain zakat, peserta juga dikenalkan dengan berbagai strategi penghimpunan infak,

seperti kencleng guru/karyawan ‘Aisyiyah, kencleng siswa/santri ‘Aisyiyah, dan fundraising

insidental. Tahapan fundraising juga diarahkan agar tidak berhenti pada penghimpunan,

tetapi dibangun melalui proses pemasaran dan penjualan yang terencana.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Rencana Aksi Target (RAT) sebagai langkah

konkret untuk menerjemahkan materi ke dalam rencana kerja. Melalui kegiatan ini, Lazismu

KL PDA Sragen diharapkan semakin kuat dalam tata kelola, inovatif dalam fundraising, serta

mampu membangun gerakan filantropi yang profesional, terarah, dan berdampak.

Tinggalkan komentar