Bertempat di Hotel Pondok Sari 2 Tawangmangu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sragen mengadakan Rapat Kerja Pimpinan Daerah hari jumat sampai sabtu 26-27 Juli 2024.
Acara yang dihadiri oleh 13 Pleno dan juga Unsur Pembantu Pimpinan yang diwakili oleh Ketua dan Sekretaris Majelis dan juga Organisasi Otonom dari Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hizbul Wathan dan juga Tapak Suci Putera Muhammadiyah berlangsung khidmat namun tetap dengan suasana yang cair.
Diawali dengan registrasi peserta pada jam 13:00 berduyun-duyun rombongan kendaraan berplat Sragen mulai berdatangan. Dan bukan hanya membubuhkan tandatangan absensi, peserta juga mendapatkan suvenir Rakerda berupa Kaos yang dikenakan untuk acara di hari kedua esok dan juga welcome drink berupa teh hangat yang menghangatkan badan di tengah guyuran udara dingin di kaki gunung Lawu ini.

Pukul 16:00 tepat acara pembukaan dimulai dengan lantunan ayat suci Al Quran, Indonesia Raya serta alunan syair Sang Surya yang menggugah jiwa peserta Rakerda PDM Sragen. Ust. Lutfanudin, Lc selaku ketua panitia dari Majelis Tabligh menyampaikan selamat datang dan berharap semoga Rakerda ini bisa menghasilkan kebijakan dan kegiatan yang maslahat untuk umat terkhusus Kabupaten Sragen yang menjadi ladang dakwah PDM Sragen.
Sambutan dari Ketua PDM Sragen K.H Ali Rosyidhi, S.Pd. menekankan pada penguatan majelis, lembaga dan juga ortom sebagai ujung tombak dakwah Persyarikatan dalam lingkup masing-masing. “Majelis, Lembaga dan Ortom sebagai ujung tombak jangan sampai melenceng dari arah kebijakan Muhammadiyah” tegas dari KH. Ali Rosyidhi.

Rakerpimda kali ini juga menjadi spesial dengan Kehadiran Ust. H. Dodok Sartono, S.E, M.M. selaku Sekretaris PWM Jawa Tengah memberi motivasi dan arahan dalam tantangan dakwah Muhammadiyah ke depan. 3J yang menjadi singkatan 3 kata yaitu: Jamaah, Jamiyyah dan Jariyah menjadi 3 ruang dakwah yang harus diseriusi.
Ustadz Dodok yang juga merupakan kader yang lahir dari Muhammadiyah Sragen berharap Majelis, Lembaga dan juga Ortom bisa bijak dalam melihat permasalahan dan memetakan program yang berorientasi. Dengan pemetaan dan juga program yang tertulis maka penilaian berhasil atau tidak berhasil sebuah program bisa terukur dan nantinya bisa dievaluasi dan dicarikan solusi.

Rangkaian kegiatan Rakerpimda ini diakhiri dengan refreshing berkeliling Tawangmangu menggunakan jeep, antusiasme kegembiraan dari peserta begitu menggema mengiringi jalur naik turun menerjang sungai diantara dekapan angin semilir dingin mendekap raga peserta.

“Dakwah bukan hanya tentang pengajian, tapi juga outbond kegiatan di luar seneng bareng semacam ini juga bisa menjadi perekat dan merefresh pikiran untuk menghasilkan ide-ide pola dakwah untuk Sragen berkemajuan” ucap H. Eko Wijiyono sekretaris Majelis Kader PDM Sragen mengakhiri kegiatan di hari kedua.

Kami m tabligh mewakili panitia memohon maaf jika dalam penyelenggaraan ada kekurangan baik tempat, hidangan, maupun dalam menyambut para bapak ibu tidak berkenan dihati bapak ibu kami mohon maaf yg sebesar-besarnya.
SUKSES RAKERPIMDA